apakah obat diabetes kimia aman untuk ginjal

apakah obat diabetes kimia aman untuk ginjal>>(dikutip dari 1health.id) Diabetes melitus atau yang lebih dikenal dengan penyakit kencing manis menjadi penyakit yang cukup banyak diderita. Bahkan Indonesia berada pada peringkat ke tujuh untuk jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Di seluruh dunia sendiri, setiap tujuh detik, ada satu orang meninggal akibat diabetes. Diabetes merupakan penyakit kronis yang perlu dikontrol agar tidak menyebabkan komplikasi permanen.

Sayangnya masih banyak mitos yang beredar. Informasi yang kenyataannya hanya berupa mitos ini seringkali membuat penderita diabetes merasa kebingungan. Beberapa mitos tersebut antara lain:

1. Mitos: Obat gula tidak baik digunakan karena dapat merusak ginjal.
Fakta: Menurut dr. Sandra Utami Widiastuti, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, obat-obatan yang digunakan untuk menurunkan kadar gula darah tidak mengganggu fungsi ginjal. Justru gula darah yang tidak terkontrol bisa mengakibatkan gangguan fugsi ginjal bahkan mengakibatkan gagal ginjal. Apabila sudah terjadi gangguan ginjal, maka pilihan obat-obatan menjadi lebih terbatas.

2. Mitos: Ada diabetes tipe basah dan diabetes tipe kering.
Fakta: Tidak ada diabetes tipe basah maupun tipe kering. Istilah ini muncul karena anggapan bahwa pada penderita diabetes terjadi penurunan berat badan yang drastis (kering). Padahal hal ini terjadi akibat gula yang masuk ke dalam tubuh tidak diubah menjadi energi oleh insulin. Sementara, diabetes tipe basah muncul karena penderita diabetes seringkali mengalami luka yang sulit sembuh dan kadang bernanah.

3. Mitos: Rasa urin yang manis pada penderita diabetes.
Fakta: Meskipun kadar gula yang terlalu tinggi di dalam darah akan dikeluarkan melalui ginjal ke dalam urin, namun rasa urin tidak kemudian menjadi manis.

4. Mitos: Jika dokter sudah menyarankan untuk mengguanakan insulin, artinya sudah tidak ada harapan untuk sembuh bagi penderita diabetes, karena insulin tersebut harus digunakan seumur hidup.
Fakta: Penggunaan insulin seumur hidup mutlak untuk penderita diabetes melitus tipe 1. Namun, insulin juga diberikan pada penderita diabetes melitus tipe 2 saat obat oral tak lagi cukup untuk mengontrol kadar gula darah atau saat penderita diabetes berada pada keadaan-keadaan tertentu seperti infeksi berat, sebelum dan sesudah operasi dan adanya gangguan fungsi ginjal. Sehingga, penggunaan insulin belum tentu seumur hidup.

Konsultasi: dr. Sandra Utami Widiastuti, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

Bagaimana mereka bisa sembuh ? KLIK Gambar !!!

                          

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *